Barongko, Kue Tradisional Nan Lezat PDF Print E-mail
Written by AF, Selayar Dotcom   
Monday, 16 March 2009 09:15

Barongko,  Kue TradisionalBarongko, adalah nama kue khas masyarakat Bugis-Makassar. Namun nama 'barongko' sendiri menunjuk dua masakan khas daerah ini yang sama sekali beda. Pertama masakan khas yang berbahan dasar tepung ketan dan tempung kanji, sementara barongko dalam wajah lain, terbuat dari bahan dasar pisang, yang sedikit akan diceritakan di sini.

Dalam sebuah acara silaturrahim dengan teman-teman sesama orang Selayar di Jakarta, kami kembali bisa mencicipi kue barongko versi bahan baku dasar pisang. Yang istimewa, karena barongko kali ini adalah murni hasil buatan sendiri salah seorang anggota komunitas Selayar Dotcom, Amiruddin. Dan ternyata, kelezatannya, justru jauh melebihi masakan barongko di warung khas Makassar di seluruh penjuru Jabodetabek.

Menurut pengakuan Amiruddin yang memang pernah membuka usaha restoran tersebut, barongko buah tangannya justru akan makin nikmat seiring dengan lamanya didinginkan dulu dalam kulkas sebelum dikonsumsi. "Sepuluh harian di kulkas, barongko ini seakan berubah wujud jadi es krim yang lezat", ujarnya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat barongko sangatlah sederhana. Cukup menyiapkan yang sudah masak dan beberapa butir telur sebagai bahannya. Sementara bumbu atau assesoris kue lain yang dibutuhkan hanyalah gula, santan dan sedikit garam. Bahan-bahan tersebut semuanya gampang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari. Adapun sebagai pembungkus kue ini, hanya dibutuhkan daun pisang, dan lidi yang akan dipergunakan sebagai penyemat.

Barongko, Kue Tradisional, Selayar Dotcom
Dalam komunitas yang anggota-anggotanya berasal dari Sulawesi Selatan, membahas kue barongko selalu sanggup membuat banyak air liur yang mengalir. Artinya, kue barongko ini memang disukai secara merata oleh masyarakat Bugis-Makassar. Kenyataannya, barongko yang baru dikeluarkan dari kulkas sanggup membuat lidah berdansa menikmati kelezatannya. Rasa pisangnya yang manis, dipadukan dengan rasa dingin ketika baru dikeluarkan dari kulkas, serasa mampu meresap di lidah.

Cara pembuatannya pun termasuk simpel. Daging pisang diblender bersama dengan semua bahan yang lain sesuai porsinya masing-masing, lalu dibungkus memakai daun pisang berbentuk bungkusan pecel, lalu ditutup atasnya dengan menyematkan lidi. Setelah itu, dikukus selama sekitar 15-20 menit, lalu didinginkan dalam kulkas. Setelah dingin, sudah siap dinikmati.

 

 

Dalam komunitas yang anggota-anggotanya berasal dari Sulawesi Selatan, membahas kue barongko selalu sanggup membuat banyak air liur yang mengalir. Artinya, kue barongko ini memang disukai secara merata oleh masyarakat Bugis-Makassar. Kenyataannya, barongko yang baru dikeluarkan dari kulkas sanggup membuat lidah berdansa menikmati kelezatannya. Rasa pisangnya yang manis, dipadukan dengan rasa dingin ketika baru dikeluarkan dari kulkas, serasa mampu meresap di lidah.

Cara pembuatannya pun termasuk simpel. Daging pisang diblender bersama dengan semua bahan yang lain sesuai porsinya masing-masing, lalu dibungkus memakai daun pisang berbentuk bungkusan pecel, lalu ditutup atasnya dengan menyematkan lidi. Setelah itu, dikukus selama sekitar 15-20 menit, lalu didinginkan dalam kulkas. Setelah dingin, sudah siap dinikmati.
Barongko, Kue Tradisional, Selayar Dotcom

Silakan mencoba, dan rasakan kelezatannya.

Comments (6)

Last Updated ( Tuesday, 17 March 2009 09:32 )