Gong Nekara, Peninggalan Zaman Peruggu PDF Print E-mail
Written by Jamz, Selayar Dotcom   
Wednesday, 24 December 2008 12:23

Gong Nekara Selayar, Selayar DotcomGong Nekara adalan merupakan peninggalan sejarah dan purbakala yang sekaligus satu dari sekian banyak obyek wisata yang ada di Kabupaten Kepulauan Selayar. Khusus pencinta benda-benda peninggalan sejarah, adalah sebuah keharusan mengunjungi nekara terbesar di Asia Tenggara ini bila berkunjung ke daratan Selayar.

Sebuah bangunan sederhana di daerah Matalalang, beberapa kilometer ke arah utara dari kota Benteng, merupakan tempat bersemayamnya Gong Nekara Dongson tersebut. Menurut penafsiran ahli sejarah, Nekara yang merupakan peninggalan kebudayaan zaman Perunggu ini, ditengarai telah berusia sekitar 2000 tahun. Adalah seorang warga setempat bernama Pao yang berhasil menemukannya di daerah Papan Lohea, Lingkungan Bonto Saile, tahun 1868.

Lagi-lagi menurut ahli sejarah, Nekara ini mempunyai 3 fungsi pada masanya, yakni fungsi Keagamaan, Sosial-Budaya, dan Politik. Fungsi keagamaan yaitu sebagai alat komunikasi, upacara, dan simbol. Sementara fungsi sosial budaya yaitu sebagai simbol status sosial, perangkat upacara dan karya seni yang mempunyai daya magis religius. Sedangkan fungsi politik yaitu sebagai tanda bahaya atau isyarat perang.

Keterangan Gong Nekara:

  • Garis tengah  : 126 cm
  • Luas lingkaran permukaan: 396 cm persegi
  • Luas lingkaran pinggang : 340 cm persegi
  • Tinggi badan : 95 cm
  • Bintang : 16 jari
  • Jari-jari permukaan : 63 cm
  • Gambar motif:
        - Gajah 16 ekor
        - Burung 54 ekor
        - Pohon siri 11 batang
        - Ikan 18 ekor
  • Permukaan Gong:
         - Atas 4 ekor kodok
         - Samping 4 daun telinga

Gong Nekara Selayar, Selayar Dotcom


Sumber: Dokument penjelasan yang ada di bangunan tempat Gong Nekara tersebut
Foto : By Jamz, Selayar dotcom
 

Comments (1)

Last Updated ( Thursday, 29 January 2009 12:42 )